You need to enable javaScript to run this app.

Perkuat Karakter Religius, MTs Terpadu Ar Roihan Lawang Peringati Isra Mikraj 1447 H dengan Semangat "Tajdidun Niat"

  • Kamis, 15 Januari 2026
  • masterarroihan
Perkuat Karakter Religius, MTs Terpadu Ar Roihan Lawang Peringati Isra Mikraj 1447 H  dengan Semangat

Isra Mikraj adalah peristiwa penting yang menjadi sarana pembelajaran spiritual bagi siswa MTs Terpadu Ar Roihan. Melalui peringatan ini, madrasah berkomitmen menanamkan pemahaman mendalam kepada siswa tentang pentingnya salat dan akhlak mulia. Sebagai upaya berkelanjutan dalam memperkuat karakter religius dan menumbuhkan kecintaan terhadap ajaran agama Islam, MTs Terpadu Ar Roihan Lawang rutin menyelenggarakan peringatan ini setiap tahunnya.

Tahun ini, peringatan Isra Mikraj 27 Rajab 1447 Hijriah digelar pada Kamis (15/01) di halaman madrasah. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan kelas IX. Mengusung tema “Memperbarui Niat di Perjalanan Isra Mikraj: Dari Hati Menuju Ketaatan Hati” acara dikemas dengan perpaduan antara kreativitas dan nilai-nilai spiritual. Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan ketua panitia, lantunan selawat tim Albanjari, tausiah keagamaan, pembagian doorprize, hingga doa bersama. Pada waktu yang bersamaan, digelar pula lomba desain poster Isra Mikraj dan desain infografik sejarah Isra Mikraj untuk mewadahi bakat visual para siswa.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Nabila Fairuz Fatiyah, S, Ag., menegaskan esensi dari tema yang diangkat. “Tema besar peringatan Isra Mikraj kali ini adalah tajdidun niat yang artinya memperbarui niat. Ini adalah langkah tepat bagi anak-anak semua untuk membuka lembaran baru” ujarnya.

Nabila menjelaskan bahwa perjalanan spiritual Rasulullah dari Masjidil Haram menuju Baitul Maqdis hingga Sidratul Muntaha membawa misi besar, yakni kewajiban salat. “Melalui salat, manusia mendapatkan wasilah agar doa-doa terijabah serta meraih keselamatan di dunia maupun akhirat,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Ustaz Muhammad Ali Chusni, S.Pd.I., dalam tausiahnya memaparkan latar belakang sejarah yang menyentuh hati. Beliau menyampaikan bahwa Isra Mikraj adalah bentuk kasih sayang Allah untuk menghibur Rasulullah yang sedang berduka (Amul Huzni) setelah wafatnya orang-orang tercinta yang mendukung perjuangan beliau.

“Allah meng-Isra Mikraj-kan Rasulullah untuk menguatkan hatinya, sekaligus membekali umatnya dengan salat sebagai sarana terbaik untuk mendekat dan memohon pertolongan,” jelas Ustaz Chusni. Beliau juga berpesan agar para siswa tidak meninggalkan salat lima waktu. “Mengapa? Karena saat kalian menghadapi kesulitan, maka penolong terbaikmu adalah sabar dan salat.”

Kemeriahan acara ditutup dengan pembagian doorprize dan pengumuman pemenang lomba yang telah dinantikan. Berikut adalah daftar para pemenang: Lomba membuat poster Isra Mikraj, juara 1 Muhammad Noval Pratama (9B), juara 2 Muhammad Rafan Mahbeer (8C), juara 3 Fauzan Ali Zahirudin (9B). Lomba desain infografik sejarah Isra Mikraj, juara 1 Anisa Marsya Azzalea (7A), juara 2 Muhammad Zidane Abdulrachman (8C), dan juara 3 Reghie Permata Ramadhan (9A). Selamat kepada para pemenang lomba! Semoga karya kreatif yang kalian buat menjadi wasilah ilmu yang bermanfaat dan bukti kecintaan kalian kepada Rasulullah saw.

Peringatan ini menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan menuju ketaatan bermula dari niat yang tulus. Semoga semangat Isra Mikraj senantiasa bersemi di hati seluruh civitas akademika MTs Terpadu Ar Roihan, membawa kita menjadi pribadi yang lebih disiplin dalam ibadah dan mulia dalam berakhlak. (lat)

Bagikan artikel ini:
REDITE KURNIAWAN, M.Pd

- Kepala Sekolah -

Selamat datang di Madrasah Tsanawiyah Terpadu Ar-Roihan Lawang Malang. 

Berlangganan
Banner