You need to enable javaScript to run this app.

Sinergi MTs Terpadu Ar Roihan Lawang dan RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang: Edukasi Siswa Gizi Seimbang dan Ketangguhan Mental

  • Selasa, 13 Januari 2026
  • masterarroihan
Sinergi MTs Terpadu Ar Roihan Lawang dan RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang: Edukasi Siswa Gizi Seimbang dan Ketangguhan Mental

Memasuki masa remaja bukan sekadar fase perubahan fisik, melainkan sebuah perjalanan penting dalam membentuk jati diri. Memahami hal tersebut, MTs Terpadu Ar Roihan Lawang menggelar program edukasi spesial bertema “Level Up Your Life: Sehat Fisik, Tangguh Mental”.

Bekerja sama dengan tim ahli gizi dan psikolog dari RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang, kegiatan ini menjadi bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema Bangun Jiwa dan Raga. Acara yang digelar di Aula Madrasah pada Senin (12/01) dan Selasa (13/01) ini diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh siswa kelas VII dan VIII.

Pada hari pertama, suasana aula tampak hidup saat tim ahli gizi memaparkan pentingnya gizi seimbang. Bukan sekadar teori, para siswa diajak membedah kebiasaan makan sehari-hari yang sering kali abai terhadap kesehatan. Fokus utamanya adalah membekali siswa agar mampu membedakan mana makanan yang sekadar "kenyang" dan mana yang benar-benar "bergizi".

“Adik-adik perlu memahami empat pilar utama gizi seimbang: konsumsi beragam zat gizi sesuai porsi, menjaga kebersihan, aktif bergerak, dan rutin memantau tumbuh kembang,” ujar Laras Ayu Wardani, S.Tr.Gz., salah satu anggota tim ahli gizi.  Pesan kuat juga disampaikan untuk mulai membatasi minuman manis serta camilan berlemak yang sering menjadi kegemaran remaja.

Sesi kedua beralih pada pembahasan yang tak kalah penting, yakni kesehatan mental. Di tengah gempuran tren media sosial dan tekanan pergaulan, tim psikolog mengajak siswa untuk mengenali emosi dan perilaku mereka sendiri secara lebih jujur. Edukasi ini bertujuan mematahkan anggapan bahwa masalah mental adalah tabu. Sebaliknya, siswa didorong untuk berani peduli pada kondisi psikis mereka dan tahu kapan harus mencari bantuan profesional atau bercerita kepada orang dewasa yang dipercaya.

“Ada tiga hal yang harus kalian ingat: masa remaja adalah fase pertumbuhan, bukan fase masalah. Setiap dari kalian unik, dan kalian tidak harus menghadapi semua beban sendirian,” tegas perwakilan tim psikolog. Ia juga berpesan agar para siswa tidak takut untuk mengeksplorasi potensi diri dan selalu terbuka kepada guru maupun orang tua.

Sepanjang kegiatan, antusiasme siswa terlihat jelas dari interaksi aktif di setiap sesinya. Program ini bukan sekadar pemenuhan kurikulum, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan siswa. Dengan tubuh yang bugar dan mental yang tangguh, para siswa diharapkan mampu melewati masa remaja dengan penuh percaya diri. (lat)

Bagikan artikel ini:
REDITE KURNIAWAN, M.Pd

- Kepala Sekolah -

Selamat datang di Madrasah Tsanawiyah Terpadu Ar-Roihan Lawang Malang. 

Berlangganan
Banner