Halalbihalal Awali Pembelajaran, MTs Terpadu Ar Roihan Lawang Tanamkan Nilai Saling Memaafkan
- Senin, 30 Maret 2026
- masterarroihan
Siswa MTs Terpadu Ar Rohan Lawang mengawali kegiatan pembelajaran pascalibur Hari Raya Idulfitri dengan menggelar kegiatan halalbihalal pada Senin (30/03). Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Gedung 2 MTs Terpadu Ar Roihan pukul 07.00 hingga 10.30 WIB dan diikuti oleh seluruh siswa serta dewan guru dengan penuh khidmat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Duha berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan kepala madrasah, tausiah, sesi halalbihalal, hingga ditutup dengan makan bersama kue khas lebaran.
Kepala MTs Terpadu Ar Roihan, Redite Kurniawan, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya momentum Idulfitri sebagai ajang untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan antarteman.
“Selama di sekolah, tentunya anak-anak pernah melakukan kesalahan, baik kepada teman maupun kepada bapak ibu guru. Momen ini menjadi kesempatan yang tepat untuk saling meminta maaf dengan tulus dan saling legawa untuk memaafkan. Dengan demikian, ke depannya dapat belajar dengan nyaman tanpa ada rasa dendam.” ujar Redite.
Sementara itu, dalam tausiahnya, Riki Setiyobudi, S.HI., mengulas tentang ciri-ciri orang bertakwa yang selaras dengan semangat halalbihalal. Ia menyebutkan bahwa salah satu ciri utama orang bertakwa adalah memaafkan kesalahan orang lain.
“Orang bertakwa memiliki tiga ciri utama. Pertama, gemar bersedekah baik dalam keadaan lapang maupun sempit. Mereka menyadari bahwa sebagian rezeki yang dimiliki adalah hak orang lain. Hal ini telah ditunjukkan oleh siswa MTs Terpadu Ar Roihan melalui kegiatan bakti sosial dan berbagi takjil selama bulan Ramadan,” jelasnya.
Ia melanjutkan, ciri kedua adalah mampu menahan amarah dan mengendalikan diri, serta tidak mudah meluapkan emosi. Adapun ciri ketiga adalah memiliki kelapangan hati untuk memaafkan kesalahan orang lain tanpa menyimpan dendam.
“Melalui kegiatan halalbihalal ini, mari kita manfaatkan untuk saling memaafkan, mengintrospeksi diri, serta berkomitmen memperbaiki kesalahan yang pernah dilakukan,” imbuhnya.
Di akhir tausiahnya, Riki berharap seluruh siswa MTs Terpadu Ar Roihan senantiasa memperoleh ilmu yang berkah, mendapatkan ampunan dari Allah, serta diberikan kemudahan dalam menempuh proses belajar hingga lulus kelak.
Kegiatan ditutup dengan sesi saling bersalaman antara siswa dan guru sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi.
Artikel Terkait
Pengurus OSIM MTs Terpadu Ar Roihan Periode 2026/2027 Resmi Dilantik, Siap Jadi Teladan dan Penggerak Madrasah
Selasa, 19 Mei 2026
Atlet Pencak Silat MTs Terpadu Ar Roihan Lawang Borong Juara di Kejuaraan Pencak Silat PSI Kota Malang 2026
Senin, 04 Mei 2026
Empat Siswi MTs Terpadu Ar Roihan Lawang Ikuti Latgab Penggalang dalam Orientasi Calon Galang Garuda (Orcagarda II) Tahun 2026
Sabtu, 02 Mei 2026
Mancakrida MTs Terpadu Ar Roihan Lawang di Sumber Maron, Belajar dalam Arus Kebersamaan
Jum'at, 01 Mei 2026
Aplikasi ‘FatherCare’ Karya Tulis Ilmiah Siswa MTs Terpadu Ar Roihan Lawang Raih Juara 2 di Ajang Nasional EXFESH 2026
Minggu, 26 April 2026
Siswi MTs Terpadu Ar Roihan Lawang Raih Juara 1 Lomba Kaligrafi Ramadan Art and Dakwah Competition 2026
Minggu, 15 Maret 2026
Pondok Ramadan 1447 H, MTs Terpadu Ar Roihan Lawang Tebar Kepedulian Lewat Bakti Sosial dan Berbagi Takjil
Sabtu, 14 Maret 2026