ANGKAT TOPIK BUDAYA NONGKRONG REMAJA: DUA SISWA MTS TERPADU AR ROIHAN RAIH GOLD MEDAL DALAM BISF 2025
- Sabtu, 14 Juni 2025
- masterarroihan
Kabar bahagia kembali datang dari MTs Terpadu Ar Roihan Lawang. Dua siswa berbakat, Muhammad Noval Pratama (8B) dan Muhammad ilham Fatoni (8B), berhasil kembali mengharumkan nama madrasah dengan meraih gold medal dalam ajang Bali Internasional Science Fair (BISF) 2025 yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) pada 11-13 Juni 2025.
Dalam ajang tingkat internasional ini, keduanya mengangkat topik tentang kehidupan remaja masa kini. Melalui Karya Tulis Ilmiah (KTI) berjudul “Coffee Shop Trends and Hangout Culture: The Impact on Teen Productivity in Malang.” Penelitian ini membahas fenomena maraknya budaya nongkrong di coffee shop (kedai kopi) dan pengaruhnya terhadap produktivitas remaja, khususnya di wilayah Malang.
“Kami ingin mengetahui, apakah remaja nongkrong hanya untuk bersenang-senang, ataukah mereka juga produktif, misalnya bekerja, belajar, atau mencari inspirasi sambil ngopi,” jelas Noval. Ia menambahkan, budaya ini sudah menjadi gaya hidup remaja yang tak bisa dihindari, sehingga penting untuk melihat dari sudut pandang yang lebih objektif.
Ilham turut menambahkan bahwa dari hasil penelitian mereka, suasana nyaman di coffee shop, lengkap dengan musik yang menenangkan dan obrolan santai, ternyata dapat membuka ruang kreativitas dan memperkuat interaksi sosial. “Ini bisa menjadi potensi positif, asalkan dimanfaatkan dengan bijak,” ujarnya.
Pengalaman mengikuti BISF 2025 menjadi momen tak terlupakan bagi keduanya. Mereka harus melalui tahap presentasi selama tujuh menit dan sesi tanya jawab selama delapan menit bersama dewan juri internasional. “Awalnya gugup sekali, apalagi harus menggunakan bahas Inggris, tapi kami tetap berusaha tampil maksimal. Alhamdulillah, hasilnya melebihi ekspektasi kami,” ungkap mereka dengan haru.
Keduanya juga menyampaikan harapan agar prestasi ini bisa memberi inspirasi bagi remaja lainnya. “Semoga penelitian ini bermanfaat dan membuka kesadaran bagi teman-teman bahwa nongkrong bisa jadi momen produktif, asal tahu tujuan dan manfaatnya. Kami juga berharap ini bisa memotivasi teman-teman untuk tidak ragu berkarya, bahkan ketika nanti sudah di sekolah lanjutan,” pungkas Noval dan Ilham.(lat)
Artikel Terkait
Kelas IX Bukan Akhir: Talk Show Motivasi Alumni Warnai Hari Kelulusan MTs Terpadu Ar Roihan Lawang
Selasa, 02 Juni 2026
MTs Terpadu Ar Roihan Lawang Gelar Tasmi’ Munaqasah, Uji Kualitas Hafalan Al-Qur’an Siswa
Sabtu, 23 Mei 2026
Pengurus OSIM MTs Terpadu Ar Roihan Periode 2026/2027 Resmi Dilantik, Siap Jadi Teladan dan Penggerak Madrasah
Selasa, 19 Mei 2026
Atlet Pencak Silat MTs Terpadu Ar Roihan Lawang Borong Juara di Kejuaraan Pencak Silat PSI Kota Malang 2026
Senin, 04 Mei 2026
Empat Siswi MTs Terpadu Ar Roihan Lawang Ikuti Latgab Penggalang dalam Orientasi Calon Galang Garuda (Orcagarda II) Tahun 2026
Sabtu, 02 Mei 2026
Mancakrida MTs Terpadu Ar Roihan Lawang di Sumber Maron, Belajar dalam Arus Kebersamaan
Jum'at, 01 Mei 2026
Aplikasi ‘FatherCare’ Karya Tulis Ilmiah Siswa MTs Terpadu Ar Roihan Lawang Raih Juara 2 di Ajang Nasional EXFESH 2026
Minggu, 26 April 2026