You need to enable javaScript to run this app.

Tingkatkan Kompetensi Guru, MTs Terpadu Ar Roihan Gelar Workshop Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran

  • Sabtu, 18 Juli 2026
  • masterarroihan
Tingkatkan Kompetensi Guru, MTs Terpadu Ar Roihan Gelar Workshop  Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran

Lawang – MTs  Terpadu Ar Roihan menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru bertajuk "Transformasi Pembelajaran Melalui Pemanfaatan Teknologi Sebagai Sumber dan Media Pembelajaran Menuju Madrasah Adaptif di Era Digital" pada Sabtu (18/7). Kegiatan berlangsung di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan, Lawang, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Workshop ini menghadirkan narasumber Drs. Khamim Thohari, M.Ed., Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Surabaya, yang membawakan materi seputar pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala MTs Terpadu Ar Roihan Dr. Redite Kurniawan, M.Pd., Direktur YLPI Ar Roihan Dr. Lailil Qomariyah, M.Pd., serta Pengawas Madrasah H. Miftachul Khoir, S.Pd., M.Pd., yang sekaligus meresmikan pembukaan acara.

Dalam sambutannya, Kepala MTs Terpadu Ar Roihan, Dr. Redite Kurniawan, M.Pd., menyampaikan harapannya agar workshop ini memberi manfaat nyata bagi para guru dalam meningkatkan kompetensi, khususnya dalam pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran.

"Semoga workshop ini dapat bermanfaat bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi khususnya untuk pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Karena saat ini tantangan sudah berubah," ujarnya. Ia juga berharap para guru dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar dengan sungguh-sungguh.

Senada dengan hal itu, Direktur YLPI Ar Roihan, Dr. Lailil Qomariyah, M.Pd., menegaskan komitmen lembaga melalui program "Gerakan Guru Belajar" yang mendorong guru untuk terus mengembangkan diri. Menurutnya, guru tidak boleh berpuas diri dengan kompetensi yang dimiliki saat ini karena dunia terus berkembang, terlebih peserta didik saat ini lebih akrab dengan dunia digital.

"Hal ini mendorong guru harus lebih kreatif dan lebih pintar tentang teknologi, khususnya untuk media pembelajaran. Teknologi hanyalah alat bukan tujuan. Ada peran guru yang tidak dapat digantikan oleh teknologi," tegasnya. Ia menambahkan bahwa pihak yayasan menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya mendorong terciptanya guru-guru yang lebih kreatif.

Sementara itu, Pengawas Madrasah H. Miftachul Khoir, S.Pd., M.Pd., yang berkesempatan meresmikan pembukaan workshop, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap para guru MTs Ar Roihan yang dinilainya hebat dan visioner.

"Saya melihat potensi besar MTs Ar Roihan. Guru-guru di sini sudah membuktikan mampu menerapkan pembelajaran deep learning dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) secara nyata. Saya juga sangat bangga karena semangat belajar guru-guru di sini luar biasa. Ini menunjukkan mereka adalah guru-guru yang hebat dan visioner," ungkapnya.

Workshop ini membahas sejumlah materi penting, di antaranya integrasi kurikulum berbasis cinta pada pembelajaran mendalam, serta pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dalam penyusunan perencanaan pembelajaran. Beberapa cakupan materi meliputi pembuatan Rencana Pembelajaran Berbasis Cinta (RPMBC), penyusunan beragam jenis soal, pembuatan presentasi, video pembelajaran, hingga game edukatif yang semuanya berbasis AI.

Tidak hanya menerima teori, seluruh guru yang hadir juga mempraktikkan secara langsung setiap materi yang disampaikan. Para guru tampak aktif mencoba secara mandiri, didampingi narasumber, sehingga suasana workshop berlangsung interaktif. Sesi ini kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang berlangsung hangat.

Melalui workshop ini, MTs Terpadu Ar Roihan berharap para pendidik semakin siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi demi mewujudkan pembelajaran yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital.

Bagikan artikel ini:
REDITE KURNIAWAN, M.Pd

- Kepala Sekolah -

Selamat datang di Madrasah Tsanawiyah Terpadu Ar-Roihan Lawang Malang. 

Berlangganan
Banner